Cara Membasmi Rumput Liar

Cara Membasmi Rumput Liar Secara Permanen

Siapa yang tidak jengkel melihat rumput liar tumbuh subur di taman depan rumah? Selain merusak keindahan rumah, adanya si gulma ini sering menganggu tanaman hias. Muncul pertanyaan, bagaimana cara membasmi rumput liar agar tidak tumbuh lagi?

Mayoritas masyarakat Indonesia mematikan rumput dengan racun herbisida. Dewasa ini banyak nama obat pertanian pengendali gulma yang diklaim terbaik. Penggunaan obat pembunuh rumput ini cukup ampuh, terbukti rumput cepat menguning lalu mati.

Sayangnya selang beberapa minggu bisa dipastikan rumput bisa datang kembali, apalagi di musim penghujan. Hal ini sangat wajar, karena akar rimpang (ada yang menyebutnya kentang) masih ada dalam tanah.

Cara Membasmi Rumput Liar

Kita hanya perlu menyemprotkan obat pembasmi rumput liar, tunggu beberapa hari hingga rumput mati. Selanjutnya tinggal dicabut/ dicangkul hingga sisa rumput termasuk akar terangkat. Terakhir buang akar rimpang jauh jauh, kalau perlu dibakar agar tidak bisa tumbuh lagi.

Untuk hasil yang permanen sebaiknya lakukan cara membasmi rumput liar ini beberapa kali. Setelah rumput tumbuh, segera basmi lagi. Hal ini bertujuan agar sisa akar tidak sempat berkembang biak. Jika dilakukan dengan telaten, setelah 3-4 x pencabutan pastinya rumput liar tidak tumbuh lagi.

Sebelum mencoba cara membasmi rumput liar ini, perkirakan bagaimana cuaca sekitar seminggu ke depan. Jika lagi sering hujan sebaiknya diurungkan dulu. Akan percuma jika racun buatan ini tersapu air hujan.

Cara Mematikan Rumput Liar yang Ampuh
© diambil dari hanscom.af.mil

Memakai Herbisida

Jika anda pergi ke toko pertanian, pasti banyak sekali merk herbisida yang ditawarkan. Tanyakan saja mana merk racun rumput yang paling ampuh. Konon katanya bisa membunuh sampai ke akar, fakta di lapangan?

Produk herbisida ini bisa mematikan berbagai jenis rumput. Cara kerjanya. racun akan masuk lewat daun lalu ke jaringan hingga sampai akar. Selama racun masih ada di akar, proses tumbuh kembali akan lebih lama. Namun racun ini bisa saja tersapu air hujan, jadi nanti akan tumbuh kembali.

Cara penggunaan obat itu tergantung jenis herbisida yang dipakai, ada yang dijual dalam bentuk bubuk ataupun cairan. Silahkan membaca aturan pakai yang tertera pada kemasan. Biasanya racun perlu diencerkan dengan tambahan air lalu disemprotkan pada rumput liar. Selang beberapa hari, rumput akan mati keracunan.

Memakai Cuka

Buat yang ragu memakai racun dengan bahan kimia, kita bisa lho pakai obat rumput buatan sendiri. Cara membuatnya sederhana namun hasilnya tak kalah baik. Metode ini cukup viral di kalangan para netizen Malaysia bahkan sampai Indonesia.

Bahan yang diperlukan adalah cuka 100%  dan sabun cuci piring. Cuka mengandung acetic acid, asam yang cukup kuat mampu mematikan rumput. Sabun cuci piring berperan sebagai pelengket, sehingga cuka yang disemprotkan akan menempel pada rumput. Garam juga bisa ditambahkan, garam dapat menghisap kelembaban pada rumput sehingga lebih cepat kering.

Cara mematikan rumput liar:

  1. Campurkan sebotol cuka dengan 3 sdm sabun cuci piring dalam alat penyemprot
  2. Aduk aduk hingga tercampur rata (tanpa tambahan air)
  3. Semprotkan larutan ini pada rumput
  4. Setelah seminggu rumput liar yang hijau berubah kekuningan lalu coklat (mati)
  5. Gunakan cangkul untuk mengambil rumput hingga ke akar, pastinya lebih mudah karena akar telah kering
  6. Buang akar jauh jauh

Memakai GUS BenSol 11

Namanya cukup unik, nama ini diambil dari bahan bahan yang digunakan seperti,

  • GUS artinya Garam, Urea dan Sabun cuci.
  • Bensol artinya BENsol dan SOLar.
  • 11 itu adalah perbandingan takaran bahan 1 kg dan 1 liter

Takarannya memang cukup banyak karena obat pembasmi rumbut ini sering dipakai untuk perkebunan. Digunakan para petani saat kepepet, dimana uang menipis sedangkan stok herbisida habis.

Bahan:

  • Garam 1 kg
  • Urea 1 kg
  • Sabun cuci 1 bungkus besar
  • Bensin 1 liter
  • Solar 1 liter

Cara membuat:

  1. Campurkan bensin dan solar dalam satu wadah
  2. Di wadah lain, masukkan garam, urea dan sabun cuci
  3. Tuangkan bensol pada GUS sedikit demi sedikit sambil diaduk
  4. Lakukan hingga semua bahan tercampur rata
  5. Tutup wadah dan simpan di tempat yang aman

Cara pemakaian:
Campurkan sekitar 50 cc GUS BenSol 11 dengan 15 liter air, lalu semprotkan pada rumput, gulma dan alang alang yang ingin dibasmi.

Cara ini sudah dipakai petani di Indoensia sejak dulu, terbukti dari bahan yang masih memakai bensin. Saat ini bensin sudah jarang ditemui, bisa diganti saja dengan pertalite. Untuk kebutuhan rumah, bisa dikurangi takarannya dengan perbandingan bahan yang sama.

Menutupi Rumput

Rumput liar adalah tanaman berklorofil yang memerlukan sinar matahari untuk bisa hidup dan berkembang. Jika rumput ditutup dengan bahan tak tembus cahaya seperti terpal, karung plastik atau plastik hitam. Pasti selang beberapa minggu, rumput akan menguning dan mati, selanjutnya tinggal dicabuti.

Banyak orang yang frustasi dalam menghadapi rumput liar yang selalu tumbuh kembali akhirnya menutupinya dengan semen/ paving. Cara ini sebetulnya tidak disarankan karena akan mengurangi ruang serap air hujan.

Cara Membasmi Rumput Liar Agar Tidak Tumbuh Lagi
© diambil dari flickr.com

Dari semua cara menghilangkan rumput liar di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa agar rumput hilang permanen, kita perlu mengambil semua akar rimpang yang ada dalam tanah. Di sinilah kesabaran kita diuji, tidak ada salahnya meluangkan waktu di hari libur untuk mencabuti rumput di rumah anda.

Agar cepat selesai, pembersihan rumput bisa dilakukan sekeluarga. Si bapak mencangkul rumput sedangkan ibu dan anak anak mengumpulkan rumput hingga akarnya. Dengan begini kerja jadi terasa ringan seperti peribahasa “berat sama dipikul ringan sama dijinjing”.

Setelah pekarangan rumah bersih bebas dari rumput liar, disarankan menanam rumput hias. Dengan begini walau masih ada akar rimpang rumput liar, pasti akan kalah dengan rumput hias. Hasilnya rumah bisa terlihat lebih hijau dan indah.

Sekian artikel tentang Cara Membasmi Rumput Liar Agar Tidak Tumbuh Lagi. Sebenarnya tidak masalah pakai merk herbisida. Memang mengandung bahan kimia beracun, namun asal dosisnya tepat pasti tidak akan berbahaya. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih,