Cara Mencuci Baju Sablon

Cara Mencuci Baju Sablon

Pakaian dengan sablon membutuhkan perlakukan khusus mulai dari mencuci, menjemur, menyetrika hingga menyimpan. Jika kita salah saat mencuci baju sablon, hasilnya pasti akan cepat rusak atau terlihat pecah-pecah.

Kalau cuma kaos diskonan harga 20-30 ribu, sablon rusak pun tak jadi masalah. Lain halnya jika kaos beli di outlet clothing kesayangan atau jersey bola klub favorit. Kita wajib merawat sebaik-baiknya agar tahan lama.

Mencuci Baju Sablon

Kaos yang kotor setelah dipakai beraktifitas sehari-hari harus segera dicuci. Gunakan detergent terbaik sehingga kotoran lebih cepat rontok. Tujuannya agar tidak perlu direndam terlalu lama atau proses pengucekan dapat merusak sablon.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mencuci baju agar sablon tidak rusak. Dibagi menjadi dua yaitu dengan bantuan mesin cuci dan manual dengan tangan.

Dengan Mesin Cuci

Jaman sekarang sebagian besar orang lebih menyukai penggunaan mesin cuci untuk mencuci pakaian kotor dengan alasan praktis, tidak capek dan hasilnya cepat kering.

Nah bagi yang punya kaos bersablon sebaiknya hindari penggunaan elektronik satu ini. Alasannya mesin cuci akan mengaduk semua pakaian tanpa memperdulikan permukaan.

Banyak yang membuktikan sablon lebih cepat rusak dibandingkan mencuci manual dengan tangan. Selain itu kaos akan terlihat lecek, lama-kelamaan bisa melar.

Kalaupun nekad mencuci baju sablon dengan mesin cuci, sebaiknya dicuci dalam keadaan terbalik sehingga sablon tidak mengenai tabung mesin cuci secara langsung. Selain itu gunakan speed yang pelan-pelan saja.

Manual dengan Tangan

Lebih disarankan mencuci sendiri terutama kaos dengan harga mahal. Pertama silahkan rendam kaos dengan detergent secukupnya. Tidak perlu terlalu lama, sebaiknya di bawah 30 menit.

Setelah itu kucek bagian yang mudah kotor seperti leher, ketiak dan ujung bawah kaos. Gunakan bantuan sikat dan tambahkan detergent lagi jika diperlukan. Hindari mengucek atau menyikat bagian sablon, toh kotoran jarang yang menempel di sana.

Proses pemerasan dilakukan untuk mengurangi kandungan air dalam kaos sehingga lebih cepat kering. Nah sayangnya proses ini berpotensi merusak sablon. Oleh karena itu jangan terlalu kuat saat memeras baju bersablon.

Menjemur Baju Sablon

Menjemur kaos agar sablon tidak rusak

Pertama peras kaos sehingga kandungan air banyak berkurang. Gunakan kekuatan seminim mungkin dan hindari memeras bagian bersablon.

Balik kaos anda sehingga sablon berada di dalam. Hal ini bertujuan agar sablon tidak terkena matahari secara langsung yang dapat menyebabkannya cepat pecah-pecah atau mengelupas.

Disarankan menjemur baju ditempat yang tidak terlalu panas. Jika memungkinkan lebih bagus lagi cuma diangin-anginkan saja. Semua tergantung bagaimana cuaca dan sinar matahari.

Menyetrika Baju Sablon

Sebagian besar masalah kerusakan pada sablon terjadi jika kita sembrono saat menyetrika baju. Suhu panas dari setrika yang tidak sengaja mengenai sablon dapat menyebabkannya terkelupas. Setrika bisa dibilang sebagai salah satu cara menghilangkan sablon yang efektif.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain,

  • Gunakan suhu sedang yang tidak terlalu panas. Sebagian besar kaos sablon hanya berbahan cotton yang mudah sekali dihaluskan dengan setrika.
  • Hindari setrika bagian sablon. Meskipun sudah diatur suhu sedang, sebaiknya jangan menyetrika sablon secara langsung. Toh permukaan dengan sablon jarang lecek setelah dicuci.

    Kalaupun terpaksa disetrika, taruh kain di atas sablon sehingga tidak berinteraksi langsung dengan setrika yang panas. Misal untuk kaos sablon full print.
  • Lebih bagus digantung dengan hanger lalu dimasukkan ke dalam lemari. Tujuannya agar bagian sablon tidak terlipat sehingga lebih awet tahan lama.

Akhir Kata

Cara mencuci baju sablon yang baik adalah manual dengan tangan. Gunakan merek detergent terbaik sehingga tidak perlu dikucek terlalu kuat ataupun proses perendaman yang lama.

Saat cuaca sangat panas sebaiknya jemur kaos di tempat yang teduh, diangin-anginkan saja. Sedangkan jika cuaca biasa, boleh dijemur di bawah sinar matahari langsung dengan keadaan kaos terbalik.

Terakhir proses menyeterika sebaiknya atur ke suhu sedang. Hindari kontak langsung antara kaos dan setrika, taruh kain lembut di atas sablon untuk mengurangi panas.

Perawatan sablon agar tidak cepat rusak di atas bisa digunakan untuk kaos mahal ataupun grosiran. Dewasa ini jenis sablon makin beragam dan terbukti lebih awet dibandingkan sablon jaman dulu.